Kamis, 21 Juni 2018

Malam Ceritakan Kamu

Sumber gambar: Pinterest

Manusia lahir membawa tawa
tumbuh mengandung beban di perutnya
mendewasa lahirkan luka
Seperti gerimis kemarin yang kini menderas
sepantun ibu menua dan kepada anak bermuram melepas

Kau hadir membawa cibir,
yang di esok hari membikin hatiku tergelelincir
Ada senyum kaugantung di mataku
Angin malam berdesir menyimpan wangimu
Sudah hapal tak usah rapal, pagi belum sampai
rindu sudah mengetuk pintu

Adakah kala yang lebih lama,
dari sebuah malam yang menceritakan kamu?

Aku terbangun di pagi hari
dengan semangat bunuh diri
Segelas kopi adalah muasal memaki diri
dan ingin tidur lebih lama lagi

Siang datang mengacak rambutku
Adakah jalan yang bisa ditempuh untuk hilang?
Atau bilik kecil untuk nyata dirimu—sebentar saja—hadir?

Soreku kalut kau pengabut!
Kau hadir hanya untuk melahir
kenang yang enggan dilupa ingatan

Malam kembali singgah di kamarku
dan ceritakan kamu.
©Sandékala, Semarang, 14052016
Read More

Kamis, 05 Oktober 2017

Do'a-Do'a di Atas Meja #2

Sketsa Do'a di Atas Meja - Sandékala
dok pribadi
Di atas meja
dua cangkir sudah tandas
dua angan beterbangan seperti kapas
dua tawa manusia lepas

Di dalam cangkir mereka
cerita-cerita diaduk bersama gula
sedang lagu jazz mengalun
malam kian terhuyung

Di akhri cerita,
dalam hati mereka
do'a-do'a mengangkasa
harap harapan tak menyublim jadi angan
harap pertemuan selalu dekat, lekat
harap malam selalu hangat
harap pagi nanti sejuk melikat
harap senyum itu selalu tersemat

©Sandékala, Warkop Tunjang, 28042016
Read More