Kamis, 05 Oktober 2017

Do'a-Do'a di Atas Meja #2

Sketsa Do'a di Atas Meja - Sandékala
dok pribadi
Di atas meja
dua cangkir sudah tandas
dua angan beterbangan seperti kapas
dua tawa manusia lepas

Di dalam cangkir mereka
cerita-cerita diaduk bersama gula
sedang lagu jazz mengalun
malam kian terhuyung

Di akhri cerita,
dalam hati mereka
do'a-do'a mengangkasa
harap harapan tak menyublim jadi angan
harap pertemuan selalu dekat, lekat
harap malam selalu hangat
harap pagi nanti sejuk melikat
harap senyum itu selalu tersemat

©Sandékala, Warkop Tunjang, 28042016
Read More

Senin, 18 September 2017

Do'a-Do'a di Atas Meja

Sketsa Do'a di Atas Meja - Sandékala
Sketsa Do'a di Atas Meja - Sandékala
Duduklah, mari kita bercerita
Ada masalah ditangkup tangan di sela rambut di ubun
Ada harapan di tautan jemari di depan bibir ranum

Di atas meja secangkir duka masih utuh
Di luar jendela rindu-harap turun bergemuruh
Di tatapan mata,
kita mengetuk kala

Kau mulai merapal perihal masa depan
Usai menertawai kelucuan masa silam
Di penghujung awal mula,
tempat waktu membekukan cerita,
atas nama Tuhan
racaumu kuaminkan



©Sandékala, Semarang, 19042016
Read More

Senin, 09 Januari 2017

Cuma Usaha dan Usaha yang Cuma

Sumber gambar: Pinterest
Aku benci Mungkin sebab agamaku mengatakan ia diciptakan untuk kubenci.

Kau sering memanggil-manggilnya-kau memberitahuku bahwa tubuhnya besar, kau sering berucap betapa besarnya dia.

Aku membenci Mungkin sebab ia melerai genggaman tangan kita.

Kebencianku membuatku berdiri dan berusaha agar dadaku lebih besar dan tegap tinggi.

Namun tetap berlarimu menjauhiku dan kau lebih memilih untuk memeluk Keraguan tepat di depan mataku. Kaukatakan padaku bahwa ia adalah kekasih barumu dan selamanya.

Kini aku membenci Mungkin dan Keraguan tanpa pernah bisa mengembalikan pelukan telapak tangan kita.

©Sandékala, Semarang, 03112016
Read More