Dalam detik lamunanku
Dalam dunia mimpiku
Dalam desah sedihku
Dalam dendang kerinduanku, akan dirimu
Wahai Perempuan lembut
Kan kubisikkan deru kasihmu
Oleh rumput pada langit biru
Bukan pada gunung membatu
Bukan pada bebatu membisu
Yang tegukkan rindu pada kehausan kalbu
Oleh hujan pada rumput gersang
Bukan pada keringnya padi
Bukan pada bunga berduri
Kan kubisikkan deru kasihmu
Pada angin, pada pantai, pada laut
Agar mereka tahu betapa besar kasihmu
Wahai Perempuan lembut
Disini, dalam kepakuanku
Kubisikkan pada batu nisanmu
“Aku rindu akan belai kasih sayangmu,
Wahai Perempuan lembut, Wahai Ibu.”






:(. .
BalasHapusKenapa, Sanaz? :)
BalasHapussuedih
BalasHapus:) Nggak kuat jika dibayangin.
BalasHapus